2011-03-13

  -Cara Nyaman Tidur Ketika Dengerin Khutbah Jum'atan-

Gampang. Duduk bersila baik-baik sebagaimana biasa, bungkukan badan dan tangan tersilang di pangkuan, jangan ngantuk dengan badan tegap karena bisa-bisa anda terjungkal ke belakang dan bikin perhatian jamaah lainnya, wah bisa bikin anda pindah masjid jum’at depannya. Usahakan agak condong ke depan sehngga posisi kepala tertunduk melipat leher, ini menghindari agar ketika pulas tertidur kita tidak ngiler ke mana-mana yg bisa bikin malu. Kadang posisi ngantuk-hampir-pulas ini bisa membuat kita mendengkur, tapi ya itu resiko. he..he..heee.......
ILUSTRASI GAMBAR
(NICH TIDUR BO'ONGAN YE, JANGAN DI TIRU)

Tips edan! Emang. sebenarnya ada rasa kejengkelan dalam diri saya ketika setiap sholat jum’at, di masjid manapun; entah di masjid kawasan industri, masjid-masjid perumahan atau masjid-masjid di kampung; wah kalo masjid dikampung mungkin lebih parah, Apanya yg parah? ya, lama khutbahnya.

Di masjid-masjid kawasan industri biasanya khotib lebih disiplin, khutbah 30 menit (pada umumnya di masjid mana saja khutbah pertama lebih lama, khutbah kedua hanya do’a, pendapat yg kuat menurut saya sih ini adalah suatu kesalahan) sebab harus berbagi dengan waktu buruh istirahat dan makan siang.

Di masjid-masjid perumahan bisa dibilang agak bikin suntuk dan BT. Khutbah yg selain bahasanya cuma nyontek dari buku khutbah jum’at yg tidak ada standar spasi dan halaman, kadang juga tidak memperhatikan jamaah yang bisa saja ada selain penduduk perumahan, misal pegawai dan karyawan instansi yang memiliki jam ngantor.